Bandung Trip 18-22 June 2012

Posted: October 29, 2012 in INDONESIA, JAWA (Java), JAWA BARAT (West Java)

[my trip with 8 teenagers from my church]

Tanggal 18 sampe 22 lalu aku ke Bandung sama beberapa anak pelajar IMAGE untuk hadir di Code of Honor.

Jam 15.30 WIB, kami ber-9 berangkat naik KA ekonomi Pasundan, harga tiketnya Rp 35.000,- dari stasiun Kroya. Stasiun Kroya OK nih, udah ada tanda dilarang merokok di ruang tunggu, jadi bebas polusi. Buat yang kelupaan beli snack juga bisa ke warung di seberang jalan. Tapi pilih warung yang ada freezer es krim-nya karena sepertinya harganya lebih normal dibanding tempat lain. Trus gak usah kuatir kelaparan di atas kereta karena pedagang selalu berkeliaran setiap waktu. Mulai dari penjual minuman, pecel, nasi, pop mie… Emang harganya diatas rata-rata, tapi ya lumayan lah. Beli pop mie udah diseduh Rp 6.000,-; kopi susu Rp 3.000,-; pecel pake ketupat Rp 5.000,-; kalo penjual nasi biasanya bilang “nasi anget… nasi anget pake ayam… lima ribu pake ayam, nasi dua…”

Cuma mesti ati-ati sama barang bawaan karena katanya suka ada yang “iseng” ambil-ambil barang. Informasi lagi, sekarang kereta ekonomi pun duduknya harus sesuai nomor kursi ^^

Setelah perjalanan kurang lebih 7 jam, kami sampe di stasiun Kiara Condong Bandung. Kami dijemput sama tim hospitality Grabs. Nginep di MDC Pasir Koja, di ruangan indah penuh dengan matras. Bobo nyenyak, paginya bangun, makan bubur ayam di seberang jalan. Trus ngikutin registrasi ulang, nungguin bus, dan berangkat ke Wisma El Shaddai Lembang untuk memulai upacara pembukaan Code of Honor.

Singkat cerita, ada 3 hal penting dalam Code of Honor:

  1. 1. Peduli sesama
  2. 2. Jujur
  3. 3. Tunduk pada otoritas

Aku masuk dalam kepanitiaan (karena udah bukan remaja lagi, wkwkwk), bidang konsumsi. Pertamanya rada bengong karena gak ngerti mau ngapain, tapi akhirnya karena keramahan teman-teman Grabs, aku mulai bisa aktif terlibat bantuin mereka. Aku salut banget waktu aku perhatiin mereka selama 3 hari di sana. Mereka masih muda (usia pelajar dan mahasiswa), tapi semangat melayani. Aku bilang begitu karena mereka semua berusaha melakukan yang terbaik. Gak ribut ataupun saling bantah masalah job desc, justru bener-bener mau saling membantu dan gak suka mengeluh. Mereka tidur cuma 2-4 jam sehari, kerja dari pagi sampe pagi lagi…. untuk satu tujuan yang sama: memuliakan Tuhan melalui pelayanan mereka.

Malam terakhir Roh Kudus menjamah hati kami semua. Aku percaya, berdoa, berharap…. pulang dari sini, 8 peserta dari Purwokerto bisa jadi pioneers untuk kegerakan di kota kami. Jadi anak-anak muda yang punya prinsip hidup benar, punya komunitas yang benar, yang mau peduli dan memberkati generasinya…. para pemimpin, calon penerus bangsa yang berkualitas. Indonesiakuuuu…. they will be the future leaders, and they are leaders now. PR saya adalah: gimana caranya biar mereka terus bertumbuh dalam karakter dan jiwa kepemimpinan.

Selesai acara, kami naik bus balik ke Pasir Koja. Carter angkot ke Ciwalk bareng si Jul, trus nonton film (beda-beda: Snow White and The Huntsman, Madagascar 3, Abraham Lincoln Vampire Hunter). Besoknya beli oleh-oleh dulu, baru siap-siap pulang. Oya, di MDC Pasir Koja udah ada kapel pernikahan lho. Keren ^^ kapan ya aku menikah? Wkwkwwk…

Kami dianter lagi ke stasiun Kiara Condong. Buat yang gak tahan bau rokok, mendingan gak duduk di ruang tunggu yang depan loket, masuk aja ke ruang tunggu dalam. Keretanya kali ini kereta ekonomoi Serayu, harga tiketnya Rp 21.500,- Kalo mau dibatalin masih bisa lho, tinggal ke loket aja. Mungkin bakal kena penalti sih, tapi gak terlalu banyak.

Aku duduk ber-4, berhadapan dua-dua. Yang duduk di depanku bukan rombongan kami. Dia orang Sidareja. Ibu 2 anak, kerja di Bandung udah 16 taon. Orangnya baik, open-minded, kelihatan pinter juga. Enak lah tukar pikiran sama dia. Yang aku surprise, abis ngobrol-ngobrol rada lama, tau-tau dia tanya, “mbak, orang Kristen ya?” Dan aku jawab, “iya. Kok tau, mbak?” Dia bilang lagi, “keliatan auranya beda. Kalo orang Kristen itu ajarannya kasih kan, mbak. Aku juga kenal banyak orang Kristen, semuanya baik-baik.” Amin… Hehehe…

Oya, di daerah sekitaran Kebumen (kalo gak salah), ada waria ngamen. Seru banget pokoknya. Wajib di tonton lah, kalo perlu di videoin, trus foto bareng sama warianya. Beneran jadi pengamen legendaris selama perjalanan naik kereta ekonomi😀 “kuda lumping, kuda lumping, kuda lumping…. makan kereta….”

pemandangan dari atas kereta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s