Day 9: Bye Bau-bau, Hello Kendari

Posted: October 27, 2012 in INDONESIA, SULAWESI, SULAWESI TENGGARA (South East Sulawesi)

24 Desember 2011

Masih terasa capek banget hari ini, tapi mesti siap-siap pulang. Kami mampir ke calon taman bacaan & sekalian pamit. Kami makan es krim Buton lagi, trus disuguhin makan siang. Ada nasi bambu. Mirip sama bacang ketan tanpa isi, tapi bentuknya tabung, trus dipotong-potong kayak bolu gulung. Ada juga kacang mete disangrai pake gula merah. Gosong-gosong dikit tapi enak…

Gak terasa, udah hampir jam 11 siang. Kami buru-buru ambil laundry, beli tiket VIP Express Cantika 99, beli oleh-oleh (khas-nya kacang mete) di daerah pantai Kamali, balik ke rumah host kami trus langsung ke pelabuhan. Pamitan ala kadarnya. Masih terasa berat soalnya ninggalin cucian sama sampah. Hehe…

Setelah antrian yang cukup sengit, akhirnya masuk juga di ruangan VIP kapal cepat yang full AC & karaoke. Kapal transit sebentar di Raha. Ada pedagang asongan kecil yang hampir kebawa ke Kendari gara-gara dia ngira kapalnya mau ke Bau-bau. Dia nangis. Hihihi… jadilah kapal balik ke Raha nurunin dia supaya bisa naik kapal lain ke Bau-bau.

Sampe Kendari, kami naik taksi cari-cari rumah Gidhi. Di rumah, kami disambut sama Melly, sepupunya Gidhi. Kami baru nyadar ternyata ini malam Natal. Kami menghabiskan malam Natal di kota yang asing, bersama teman baru, dan kehangatan kasih Tuhan di hati kami. Aww… Ngemil kue-kue kering, nonton cuplikan-cuplikan bodoh di TV, ditutup dengan makan malam masakan Melly.

Hari ini terasa begitu singkat, tapi menyenangkan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s