Keajaiban, Secret of The Desert, Rayuan Maut di St. Catherine

Posted: October 26, 2012 in EGYPT, ISRAEL, JORDAN

Hari kedua di Mesir. Gak sabar rasanya pengen liat Piramid dari deket. Selama ini orang masih ada yang salah ngirain Piramid itu istana, padahal kan kuburan. Sekalipun kuburan, piramid (dulunya) emang penuh dengan harta karun. Gimana enggak, itu kuburan raja/firaun, dan orang Mesir percaya kebangkitan, makanya mereka ngawetin mayat jadi mumi (nontonlah The Mummy – iklan).

Pagi itu aku nyariin ruangan breakfast karena roomate-ku ternyata rada lamban, jadi kami telat kumpul di lobby. Masih gelap pula tuh. Syukurnya kami ketemu si berondong, namanya Alfons & nemu tempat breakfast. Chef yang standby di stand omelette nyapa aku “ni hao” trus ganti “ohayou gozaimasu” trus nyerah karena aku cuma mencibir. Aku bilang, “I’m Indonesian”, barulah dia menyapa lagi, “selamat pagi! Indonesiaaa”. Kujawab aja, “azayak”. Dia ketawa, “azayak, azayak…”

Selesai breakfast, udah mulai terang, jadi keliatanlah pemandangan luar biasa di resort bintang lima ini… sedih banget sih nginepnya cuma secumprit-cumprit gini – -“

Gyza. Masuk ke area piramid – kuburan keluarga firaun. Yang paling gede tingginya 145m, inilah yang masuk keajaiban dunia. Ada 3 piramid, ukurannya berurutan dari paling gede sampe paling kecil: kuburan bapak, anak, ibu. Keliatan banget sih masih menganut aliran patriarkal, jadi yang berkuasa banget yang cowok. Kuburan ibunya kecil gitu. Saking excited-nya, aku langsung lari-lari deketin tuh piramid paling gede. Aku pengen pegang! *ndeso mode ON* Trus minta difotoin sama Melad dengan pose lagi melakukan tindakan kriminal: manjat piramid. Waktu aku pengen masuk, Melad bilang di dalem gak ada apa-apa, rugi kalo masuk kan bayar lagi, orang muminya udah dipindahin ke museum, apalagi harta karunnya… udah dijarah orang dari jaman dulu.

Kami juga diajak liat sphinx. Kepala manusia melambangkan hikmat, badan singa melambangkan kekuatan. Bagus juga filosofinya… semua hal harus balance. Use your wisdom, move with power (ini pelajaran buatku pribadi sih).

Disana 3 piramid bisa keliatan lebih jelas. Sayangnya kami gak bisa terlalu deket, ada pembatasnya. Rombongan pada asyik berpose aneh buat foto. Aku motret jejak kakiku disana, inget sama yang kutulis di dream book: bikin cap kaki kemanapun aku pergi di seluruh dunia😀 hehehe…

Dari area Giza, kami ke tempat pembuatan esens. Pada tau gak sih kalo di Mesir ada “love potion” yang luar biasa hebat? Mereka bikin esens yang dinamain Secret of The Desert, yang konon harumnya membuat pria bisa tergila-gila pada wanita, suami jadi lebih bergairah pada istrinya, jadi kalo di ranjang tuh jadi *sensor* aw, omongan orang udah nikah nih, malu ah.

Lanjut ke lokasi gereja-gereja koptik. Kami lihat gereja gantung, bukan posisinya kayak di ayunan gitu, tapi didirikan diatas 2 tiang raksasa. Didalamnya ada 12 tiang. Sepuluh diantaranya berwarna putih, 1 abu2, 1 lagi hitam. Tiang yang hitam itu melambangkan Yudas, sang pengkhianat. Tiang yang abu-abu melambangkan Thomas, orang yang meragukan Tuhan sampe Tuhan mesti nyuruh dia menyucukkan tangan ke bekas paku di tangan & lubang bekas tombak di lambungNya. Aku belajar, jadi orang Kristen jangan setengah-setengah, soalnya itu jadi kesaksian abadi buat orang Kristen yang lain, persis 12 tiang itu. Trus kami juga lihat gereja keluarga kudus, gereja dimana dulu keluarga Yesus mengungsi di Mesir waktu Herodes berkuasa.

Rata-rata di setiap tempat terjadi sebuah sejarah Kristen, didirikan sebuah gereja. Kebanyakan didirikan oleh St. Helen & arsitekturnya dikerjakan dengan luar biasa oleh Antonio Barluci (silakan baca sendiri di wikipedia). Makanya sampe sekarang orang Kristen masih bisa ziarah ke tempat-tempat bersejarah kayak begini. Thank God…

Selain keajaiban dunia, dalam perjalanan ke St. Catherine kami diajak menyaksikan keajaiban lokal Mesir: Bukit Mukatam (Mukatam artinya “yang terangkat”). Bukit ini berpindah dari timur ke barat. Mau gak percaya juga semua bukti geografis udah diteliti dan memang bener demikian adanya. Ceritanya dulu orang Kristen disana pernah puasa 3 hari 3 malam beserta ternak mereka supaya Tuhan mengadakan mujizat karena mereka teraniaya (dihina terus). Gak terduga, waktu mereka berdoa 3 jam di hari terakhir puasa, Tuhan mengangkat bukit itu & memindahkannya. Dia memang Tuhan yang hidup… dan suka bikin kejutan. Itulah kenapa aku jatuh cinta sama Dia.

Pindah benua nih, dari Afrika ke Asia. Lihat laut Teberau, lewat terusan Suez (tepatnya dibawahnya). Namanya terowongan Ahmed Hamdi, nama seorang martir yang mati disana. Kami juga sempat liat Mara, tempat dimana Musa mengulurkan tongkatnya & mata air yang pahit berubah jadi manis. Sayangnya udah gelap sih, jadi gak terlalu keliatan.

Oya, kami tidak lupa mampir di kedai setempat sebelum masuk terowongan. Biasalah, orang Indonesia terkenal banget disini dengan: tukang cari toilet, shopping, & foto-foto. Dan memang bener demikian adanya, kayak mujizat bukit Mukatam tadi.

Sampe di St. Catherine langsung makan malam. Aku bangun dari tidur lelap, kelaparan & kedinginan!! Jelas lah, orang suhunya dibawah 7 derajat celcius, berangin pula. Brrr… Aku lari-lari, paling duluan nyampe di resto hotel, demi mendapatkan sebongkah lemak untuk dibakar & menghasilkan panas tubuh (alesan doang sih). Ambil piring, prasmanan all you can eat dimulai…

Suara berlogat Itali ngagetin aku, “Korea, Korea… lovely, lovely!” Buset, ada koki muda genit ngajakin tukeran kupluk rajutan wool-ku sama topi tinggi khas koki punya dia. Enak aja, disini dingin tau. Trus dia ngajak tukeran kalung ato syal. Idih, ini kalung kan aku baru beli… kalo syalnya… punya tanteku. I’m sorry, no exchange, bro! I’m Chinese, hanya menerima barter jika itu lebih menguntungkan saya… XP *oops, ketauan*

Lagi asik2nya melanjutkan all you can eat, entah pengambilan piring yang keberapa, sekilas aku liat Hany Peter (HP), si bos muda yang charming itu. Pas aku mau balik ke mejaku, aku mendapatinya tersenyum padaku indah sekali. Karena aku tau dia bosnya, jadi aku nyengir ala kadarnya sekedar untuk beramah-tamah (bayangin sendiri tampangku, seharian belom mandi, pas tadi tidur di bus pake ngiler segala). Ternyata dia gak langsung ngijinin aku balik ke mejaku. Pas aku mau lewat, dia tahan lenganku.

“Can I say something,” katanya. Aku bengong dulu karena dia begitu mempesona, plus aku masih rada ngantuk & lapar.

Dia tanya lagi, “do you speak English?”

Barulah aku sadar, “yes.”

Dia ngulangin pertanyaannya yang pertama, “can I say something?”

Aku jawab agak ragu-ragu, “of course,” sambil rada parno kalo tau-taunya dia ngomong yang aneh-aneh kayak si Amir, trus hebohlah seluruh rombongan tour.

Dia deketin kepalanya di samping telingaku, suaranya setengah berbisik, “you are so beautiful.”

Suhu yang begitu dingin tiba-tiba jadi hangat. Hahaha… tapi karena perutku memberontak, akhirnya aku bilang “thank you” sambil tersenyum manis (kayaknya sih) trus balik ke mejaku buat menyantap cake-cake berlemak ini. Sampe di meja, barulah aku nyadar bener. Glodak! Kayaknya yang barusan tadi itu rayuan ya? Wah, ada cowok charming begitu merayu saya!! Hmm… kemaren kan Amir, sekarang meningkat jadi bosnya. Boleh juga. *evil’s grin*

Abis makan pun dia hadang aku lagi di depan pintu resto. Begitu om Hermawan – pembimbing rohani rombonganku, sekaligus temen babehku—mau keluar juga, dia cegat, “can I marry this girl?” *glodak lagi* Trus tambah hebohlah waktu Amir & om Subur – tour leader dari Mission Tour Indonesia – dateng. Amir bilang, “Pak Subur, pak HP mau rebut Eva dari saya.”

Tuh kan… firasatku bener. Hebohlah satu rombongan.

PS. Tips buat para cowok yang mau merayu cewek nih… A very nice pick up line for flirting: “I found you so special. I’ve met a lot of beautiful women on my work, but you… you are different… you’re so magnetic…” Hahahaha…. HP bilang gitu sama aku & sepertinya cukup bisa membuatku ge er sampe level 75 (kan aku emang istimewa & seperti magnet *Pe De mode ON*). Kalo bingung apa artinya, buka aja google translate ya😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s