Experiencing Dubai International Airport & Deportasi TKW

Posted: October 26, 2012 in EGYPT, ISRAEL, JORDAN

In a rush ke Soekarno-Hatta, yang ternyata mesti nunggu 4 jam sebelom bener2 take off ke Dubai, trus connect ke Kairo… huff…

Ketemu wajah-wajah baru yang asing & ramah, berharap ada cowok ganteng yang sesama peserta, tapi sepertinya siasia…😀 smua udah merit & rata2 udah kepala 4. Ada sih 1 cowok masih umur 20, tapi ya berondong banget kale.

Malem itu survive ala kadarnya, bersyukur ada 1 orang cici yang baik hati & menyenangkan bersama suaminya yang juga menyenangkan… trus merembet punya temen oma gaul, pasangan muda lain yang asik, om & tante dari Jogja, dan beberapa pengelana lain (istilah macam apa ini). Totalnya kami ber-25.

Dan akhirnya aku memegang sebuah tiket yang membuatku terpesona… waow, Emirates… yang selama ini aku cuma bisa liat iklannya di tipi… Pilot & pramugari yang lewat pun mempesona… Baru kali ini aku benerbener serasa naik penerbangan internasional, yang bahasa pengantarnya English. Walo di kelas ekonomi, masih bisa nonton film-film baru, dikasih anduk anget buat lap muka, dapet bantal & selimut yang nyaman, boleh pesen minum sesuka hati, makanannya enak (pake menu segala), di toilet ada cologne sama lotion juga. Hahaha…. kalo butuh sikat gigi, jangan sungkan meminta.

Perjalanan 7 jam ke Dubai sama sekali gak kerasa. Udah pagi, tapi disini 3 jam lebih lambat dari Indonesia (+4 GMT). Dubai International Airport emang keren deh! Mirip sama Suvarnabhumi Bangkok, yang katanya emang menduplikat Dubai. Toko-toko Duty Free bertebaran, bikin mata para shopaholics jelalatan gak karuan. Termasuk saya kah? Aw…

Sebelom gate dibuka, aku liat serombongan TKW Indonesia “berserakan”. Mereka ternyata pekerja gelap yang mau dipulangin ke Indonesia, dengan biaya pemerintah Indonesia tentunya. Ada juga yang bawa anak masih batita… anak berambut coklat dan bermata biru… oh, anak siapa gerangan?

Sedih rasanya liat mereka. Nekat berangkat ke negeri orang demi menghidupi keluarga, entah berbekal cukup skill atau enggak, yang jelas mereka harus menghadapi kerasnya realita. Impian & harapan mereka mungkin besar, tapi kali ini nasib gak berpihak pada mereka. Di lain sisi, mereka lumayan merugikan negara, membuat aib negara & menghamburkan uang negara –“

Pesawat ke Kairo delay hampir 2 jam. Kepaksa nangkring di ruang tunggu sambil makan snack yang disedian pihak Emirates. Fruitcake beku ngingetin aku sama Natalan jaman aku masih kecil, waktu makan fruitcake beku dari Jerman untuk pertama kalinya🙂 jadi kangen Hanuta…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s