Agony, Secret Admirer, New Hope

Posted: October 26, 2012 in EGYPT, ISRAEL, JORDAN

Sekali lagi dibuat takjub sama tanaman. Di taman Getsemani, aku liat 8 pohon zaitun tua. Bentuknya emang udah kayak pohon yang umurnya ratusan taon (sotoy nih). Ternyata emang bener sih, itu pohon masih dari akar yang sama sejak zaman Yesus *tercengang* Sepelemparan batu dari pohon-pohon itu, ada batu tempat Yesus berlutut & berdoa, sementara murid-muridnya malah tertidur. Khaled jelasin tentang olive press (alat penggilingan buah zaitun).

Buah zaitun ditumbuk biasa, minyak yang pertama kali keluar disebut extra virgin olive oil. Abis itu masih bisa ditumbuk lebih keras untuk menghasilkan minyak lagi. Ampasnya masih di press sampe kluar minyak lagi. Dan terakhir, ampas penghabisan pun di press paksa sampe kluar minyak yang cuma setetes. Keadaan Yesus saat itu kayak yang terakhir ini. Bahkan keringatNya sampe keluar kayak tetes-tetes darah karena tekanan yang dialamiNya. Waktu itu, Dia bilang sama Bapa, “jikalau boleh, lalukanlah cawan ini daripadaKu… tapi biarlah kehendakMu yang jadi.” Tanda penyerahan total kepada Allah. Setelah itu Yesus masih menyembuhkan telinga orang yang ditebas Petrus. Khaled said, “He’s merciful till the end.” Tetap penuh kasih karunia sampai akhir. Bahkan Petrus yang menyangkal Dia tetap diampuni dan bisa jadi orang yang memberitakan kabar sukacita dengan penuh keberanian.

Disitu dibangun Church of All Nations yang disebut juga Church of Agony. Dibiayai oleh banyak bangsa, dibangun oleh arsitek Antonio Barlucci yang dapet hikmat untuk membuat gereja tanpa penerangan untuk menggambarkan ketakutan & depresi di tengah kengerian yang dihadapi Yesus saat itu. Di altar gereja ada patung burung merpati yang mati telungkup dengan mengembangkan sayapnya. Yesus gak dilahirkan sebagai anak orang kaya, jadi kurban yang dipersembahkanNya bukan lembu atau domba, tapi burung merpati. Patung itu melambangkan kemiskinan (rendah hati), pengorbanan, ketulusan… *yang lain sibuk foto-foto, aku sibuk bertanya-tanya, mumpung guide-nya keren*

Ternyata istrinya Khaled baru melahirkan, jadi dia nganterin kami sampe Garden Tomb di bukit Golgota, trus pulang. Guide kami disana adalah orang dari Yayasan milik Inggris yang memelihara tempat ini, namanya Ray. Sebelom mulai keliling, aku liat bunga-bunga yang mempesona… kayaknya di Indonesia belom pernah liat. Aku tanya sama Ray, itu bunga apaan. Dia bilang, kalo di Inggris namanya bunga saclement. Ray juga nunjukin miss Ricky yang ngerawat bunga-bunga itu. She’s just as pretty as the flowers, or the flowers were just as pretty as she is🙂

Kami lihat bukit Golgota dari deket. Emang persis tengkorak. Sayang banget di bawahnya dibangun terminal bus, jadi yang keliatan mata tengkoraknya aja, bagian mulutnya ketutupan… Bukit ini terletak di sebelah utara Yerusalem & Bait Suci, yang dalam perjanjian lama merupakan tempat persembahan. Membuktikan dengan jelas bahwa Yesus yang disalibkan disini adalah korban pendamaian Allah & manusia.

Garden Tomb ini sebenernya adalah tanah milik Yusuf Arimatea. Orang kaya yang memberikan kuburnya untuk Yesus. Aku bener-bener tercengang, si Yusuf ini tajir bukan main. Dia punya kebun anggur di atas bukit yang gersang. Artinya, dia pasti mengeluarkan banyak banget biaya untuk membangun saluran air buat menuhin sumurnya yang berkapasitas 6000 galon. Belum lagi bayar pekerja. Tamannya aja luar biasa begini. Aku ngintip (trus foto juga) ke dalem kubur dimana tubuh Yesus pernah diletakkan. Aku liat denah kubur itu, khas banget orang kaya zaman dulu, ada ruangan khusus buat meratap. Orang-orang kaya jadul ini sengaja bayar wanita-wanita cuma untuk meratap di hari kematian.

Matahari udah tenggelam, kami duduk di taman & dilayani perjamuan kudus. Cawan dari kayu zaitun yang kami pakai masing-masing boleh dibawa pulang.

Sebelum kembali ke bus, kami liat-liat toko souvenir. Aku tertarik sama Alkitab berbahasa Arab. Langsung cari ko Jhonny, soalnya dia bisa bahasa Arab😀 minta dibacain 1 ayat. Hehehe… iseng. Ternyata ko Jhonny bacain Yohanes 4:6 “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun sampai kepada Bapa kalau tidak melalui Aku.” Gak inget deh bahasa Arabnya macam mana, yang jelas aku inget 1 kata yang ditujukan buat aku: “harem”. Kupikir itu kata mesum, ternyata artinya “gadis cantik”. Asiikkk, saya ge er level 89.

Pulangnya kami mampir ke Dewi Cinta resto. Dinamain begitu karena saking banyaknya orang Indonesia yang makan disana. Selesai makan kami dibagi sertifikat & souvenir dari dinas pariwisata Israel.

Senangnya hari ini aku belajar banyak & bisa menikmati hadirat Tuhan. Begitu masuk kamar, masih ada kejutan lagi. Ada amplop dengan tulisan nomer kamarku, trus waktu kubuka ternyata isinya begini:

“Shalom Ms. Eva

Please call B****, 08xxxxxxx.

Thank you”

Waow, singkat, padat, dan jelas (tapi maap nama & nomernya confidential). Tapi saya bingung maksudnya apa. Aku tanya ke resepsionis, tapi dia juga bingung. Ah, sudahlah, pokoknya malam ini aku mo bobo nyenyak & mimpi indah.

Merenung sedikit… Tadi pagi ada renungan bersama, Ayatnya diambil dari Roma 28:28-31. Allah turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi orang-orang yang mengasihi Dia, yaitu mereka yang terpanggil sesuai rencanaNya. Untuk menerima janji Tuhan, memang kita, orang-orang pilihan, harus melewati padang gurun ujian & pencobaan. Hari ini aku ada di Israel. It represents new hope, new life, new beginning. Leaving Egypt means leaving slavery. Dilepaskan dari segala dosa lama & ikatannya, masuk ke tanah perjanjian yang diberkati. Kenapa aku bilang begitu? Jujur aja, waktu di Mesir, aku ngelewatin satu tahapan ujian iman yang selama ini jadi pergumulanku, karena aku lemah dalam area hubungan dengan lawan jenis. Sepertinya aku lulus, hahahaha… I’m so blessed. God is good all the time.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s